Sejarah Pendirian
Yayasan Pendidikan Islam As Salam Kembang didirikan pada tanggal 02 November 2012 oleh sepasang suami-istri bernama Luqman Hakim, M.Pd. dan Sistya Ningsih, S.Pd. di Desa Kancilan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Nama "As Salam" diambil dari mimpi yang dialami oleh Luqman Hakim, yang langsung disetujui oleh sang istri.
Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Dalam kurun waktu tahun 2013 sampai dengan 2025, yayasan ini telah memiliki lembaga pendidikan mulai dari tingkat usia dini sampai tingkat atas yaitu Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ), Pondok Pesantren, dan Sekolah Sore bernama Sekolah Akhlaq Mulia.
Pada tahun 2014, Syaikh Taufiqul Hakim—penyusun kitab fenomenal Amtsilati—mengunjungi Desa Kancilan untuk memberikan berkah dan wirid khusus untuk keberkahan As Salam.
Tercatat sampai tahun 2025, Yayasan Pendidikan Islam As Salam Kembang telah memiliki ruang kelas yang memadai, Balai Latihan Komunitas Teknik Informatika yang dimanfaatkan juga sebagai laboratorium komputer terpadu, tiga kendaraan operasional, dan jaringan internet di seluruh area.
Dengan visi membentuk generasi muslim yang Sukses, Sholih, dan Selamat di dunia dan akhirat, yayasan ini terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan Islam Ahlussunnah wal jama'ah, membangun karakter muslim yang sholih dan nafi', serta menyebar semangat moderat, gotong-royong, dan belajar sepanjang hayat.